Lewatkan, langsung lihat konten
Lanjutkan ke bagian berikutnya untuk mengakses hasil yang disarankan
    Sorotan HosTeladan: dari tuan rumah hingga pemilik hotel butik

    Sorotan HosTeladan: dari tuan rumah hingga pemilik hotel butik

    Berikut cara sepasang kakak adik menciptakan properti yang terinspirasi selancar di California Selatan.
    Oleh Airbnb pada 13 Mar 2019
    Bacaan 3 menit
    Diperbarui 5 Mar 2020

    “Datanglah sebagai tamu. Pulanglah sebagai warga lokal.” Itulah motto yang didengar tamu saat menginap di salah satu dari delapan kamar di Motel Surfhouse Boutique, yang dikelola oleh HosTeladan serta kakak-adik Nikki dan Sander.

    “Melihat tren wisata, menurut saya semuanya mulai berpaling dari hotel dan resor besar. Orang-orang ingin terhubung dengan seseorang yang mengenal area ini dan memberikan pengalaman lokal yang autentik,” ungkap Nikki.

    Dan kakak-beradik ini sangat bersemangat untuk melakukannya. Nikki dan Sander, yang memulai kariernya sebagai bellhop dan tuan rumah Airbnb, kini di fase kedua dalam melayani tamu. Dari tahun 2016 hingga 2017, mereka mengubah bekas rumah konvalesen di kampung halaman mereka di Encinitas, California, menjadi delapan kamar Airbnb dengan inspirasi selancar, yang secara kolektif dikenal sebagai Surfhouse Boutique Motel.

    “Kami tidak memiliki tempat untuk menerima tamu di rumah kami sendiri dan tidak ada tempat yang bagus untuk orang-orang menginap,” ungkap Nikki. “Kota ini adalah kota selancar kecil yang keren, namun satu-satunya pilihan akomodasi adalah jaringan hotel berharga rendah—bukan sesuatu yang mewakili daerah kami.”

    Nikki dan Sander merancang properti ini dengan mempertimbangkan budaya lokal Encinitas: semua orang yang bekerja di dalamnya, mulai dari desainer hingga kontraktor, tinggal di daerah ini. Setiap ruangan menampilkan karya seni seniman lokal dan diberi nama sesuai dengan nama surf-break terkenal di San Diego, seperti Moonlight, Cardiff Reef, Stone Steps, dan Swamis. Di dalam setiap kamar juga terdapat kartu diskon yang dibuat kakak-beradik ini melalui kemitraan dengan bisnis di area sekitar sehingga tamu bisa bermain dan membayar seperti warga lokal.

    Kakak-beradik ini mengatur penginapan secara keseluruhan—juga menawarkan kelas selancar dan yoga pantai—dengan mempertimbangkan kenyamanan keluarga. “Ibu kami berasal dari Norwegia. Jadi, ketika tumbuh dewasa, selalu ada kerabat dari Norwegia yang datang ke sini. Kami akan mengajarkan anak-anak cara berselancar, membawa mereka ke pertandingan bisbol Padres, dan mengajarkan mereka untuk hidup seperti kami selama beberapa hari,” ungkap Nikki. “Sekarang, kami ingin orang-orang masuk ke kedai kopi di sebelah [dan] pantai [yang membuat] semua warga lokal menaikkan anak-anak mereka ke atas gerobak untuk pergi ke sana.”

    Meskipun sudah menjalankan motel butik selama dua tahun terakhir, Nikki dan Sander mengatakan bahwa mereka lebih dikenal sebagai tuan rumah daripada pengelola hotel.

    “Pengalaman saya menerima tamu sebelum membuka Surfhouse adalah pengalaman yang positif. Saya benar-benar menikmati bertemu dengan wisatawan dari seluruh negeri, bahkan dari seluruh dunia,” ungkap Sander, yang membantu seorang teman mengiklankan kondominiumnya di Airbnb dan kemudian menerapkan pengalaman tersebut saat mereka membuka Surfhouse.

    “Kami mulai dengan harga yang cukup rendah supaya kami bisa mendapatkan ulasan sebanyak mungkin dan mencapai status HosTeladan secepat mungkin. Ini membantu kami mendapatkan lebih banyak pemesanan dan mudah terlihat di hasil pencarian,” ungkap Sander, yang masih bekerja penuh waktu di real estat sekaligus menangani keuangan motel butik.

    Nikki menangani interaksi harian dengan para tamu. “Ketika saya masih menjadi pelayan hotel, saya adalah orang yang pertama dan terakhir yang menyambut tamu—saya menikmatinya.” Untuk terhubung dengan tamu Surfhouse, Nikki secara pribadi mengirimkan email, berbicara dengan tamu mengenai segala pertanyaan dan aktivitas apa pun di area ini sebelum mereka tiba, dan mampir jika tamu ingin ikut kelas berselancar atau ingin berkeliling kota karena ia tinggal satu blok dari sini.

    Kakak-beradik ini melakukan segalanya untuk lebih fokus pada pengalaman daripada kamar-kamar di penginapan mereka: "Orang-orang akan memesan kamar yang cantik, namun mereka akan terus kembali ketika mendapatkan pengalaman yang berkesan.”

    Informasi yang terdapat dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak diterbitkan.

    Airbnb
    13 Mar 2019
    Apakah ini membantu?